Tags

Intel meluncurkan prosesor terbarunya, Ivy Bridge antara tanggal 22 sampai 28 April. Pengumuman itu mencakup model quad core yakni Core i7 untuk perangkat mobile, keluarga Core i7 Extreme, Core i7 untuk komputer desktop, dan keluarga Core i5 tipe i5-3570K, i5-3570T, i5-3550, i5-3550S, i5-3450 and i5-3450S.

Ivy Bridge adalah cip pertama yang menggunakan transistor ‘3D’. Dalam peluncuran kali ini, cip yang dirilis adalah prosesor quad core i5 dan i7 untuk computer desktop dan laptop, sedangkan dual core untukultrabook. Prosesor Ivy Bridge ini menandai pergeseran teknologi transistor dari 32-nanometer (Sandy Bridge) menjadi 22-nanometer, dengan ukuran yang lebih kecil, namun dengan efisiensi dan daya komputasi yang lebih tinggi. Chip 22 nm ini menghadirkan teknologi transistor baru dengan switch on/off di pusat chip yang membuat powernya lebih efisien. Selain itu untuk mengantisipasi ancaman dari ARM yang arsitektur chipnya dominan dipakai di perangkat mobile. ARM semakin mengancam karena mesin Windows 8 dipastikan juga akan support chip ARM. Arsitektur Ivy Bridge diharapkan akan menyaingi keefisienan daya chip ARM.

Kinerja prosesor meningkat 20 persen lebih dan menggunakan energi 20 persen lebih rendah. Perusahaan asal Amerika Serikat itu beserta para vendor komputer sangat berharap Ivy Bridge dapat mendongkrak penjualan komputer yang belakangan ini sedang lesu. Ivy Bridge juga akan dijadikan senjata andalan untuk melawan AMD di pasar global.

Prosesor tersebut dikatakan bakal lebih bertenaga dan hemat energi dan untuk tahap awal, daya tahan baterai 20 kali lebih lama pada saat mode standby, selalu menyala dan juga selalu terhubung. Intel akan membuat 13 prosesor quad-core Ivy Bridge yang ditargetkan untuk komputer. Ivy Bridge juga merupakan cip pertama yang memasang USB 3.0. Pada tahun 2012 ini, diprediksi ada 400 juta perangkat yang akan menggunakan USB 3.0. Nantinya Ivy Bridge berinti dua untuk ultrabook itu akan menyusul pada semester kedua tahun ini.